Kisahnya
Kereta Matahari berroda satu, berkuda tujuh, dan kusirnya tanpa kaki, dan hari ini ia berbelok ke utara. Tujuh kudanya dibaca sebagai tujuh warna, atau tujuh hari dalam sepekan, atau tujuh metrum sajak Weda.
Hari ini diperingati sebagai hari lahir Matahari dan sebagai awal sesungguhnya paruh hangat tahun ini — Makara Saṅkrānti adalah titik balik astronomisnya, Ratha Saptamī titik balik ritualnya.
Hari ini juga disebut Acalā Saptamī, hari ketujuh yang tak bergerak, dan mandi saat fajar hari ini dipercaya bernilai banyak.
