Purnama panen bulan kedelapan, yang paling bundar sepanjang tahun. Keluarga makan kue bulan dan memandanginya bersama; di sanalah Chang’é dikatakan tinggal. Korea menjalankan hari yang sama sebagai Chuseok, untuk leluhur dan panen baru, dan Jepang sebagai Jūgoya.
Kapan jatuhnya
Hari kelima belas bulan kedelapan penanggalan bulan, purnama panen, di bulan September atau awal Oktober. Hari libur di Tiongkok, Taiwan, Korea, dan Vietnam.
Almanak Phala memberi Anda tanggal persisnya untuk kota Anda sendiri; aturan bulan dan matahari di atas adalah yang dipakainya untuk menghitung.
Kisahnya
Hòu Yì memanah jatuh sembilan dari sepuluh matahari yang membakar bumi dan karena itu diberi ramuan keabadian. Istrinya, Cháng’é, meminumnya — untuk menjaganya dari pencuri, dalam versi yang lembut — lalu naik ke bulan, tempat ia berada sejak itu bersama seekor kelinci giok yang menumbuk obat.
Tiap tahun pada malam ini Hòu Yì menaruh makanan kesukaan istrinya di luar dan menengadah, dan itulah perayaannya: bukan sekadar kisah tentang bulan, melainkan tentang memandangnya dari jauh sambil tahu ada orang lain yang juga memandangnya.
Bulan malam ini dianggap paling bundar sepanjang tahun, dan bundar adalah kata yang sama dengan berkumpul kembali — seluruh perayaan dalam satu permainan kata.
Almanak Phala menunjukkan hari ini sebagaimana ia jatuh di kota Anda sendiri: terbitnya matahari, tithi, dan kelima anggota penanggalan, di mana pun Anda berada. Lihat cara kerja almanaknya →