Kisahnya
Padma Purāṇa menceritakan raksasa bernama Mura yang bersembunyi di dalam Viṣṇu saat beliau tidur, dan seorang gadis yang lahir dari tubuh dewa yang tidur itu lalu membunuhnya. Viṣṇu terbangun, menamainya Ekādaśī menurut hari itu, dan menganugerahkan bahwa siapa pun yang menjalani harinya dibebaskan dari perbuatannya.
Puasanya lebih tua daripada ceritanya. Biji-bijian adalah yang pertama dicari tubuh, dan menyisihkannya sehari adalah pelepasan terkecil yang bisa dilakukan tanpa meninggalkan rumah — dan justru itulah yang membedakan vrata dari pengasingan diri.
Kedua puluh empatnya punya nama dan ceritanya sendiri, dan almanak menyebutnya satu per satu: Vaikuṇṭha Ekādaśī di bulan Dhanus yang terbesar, Nirjalā di Jyeṣṭha yang terberat, dan dua di bulan sisipan bernama Padminī dan Paramā.