Kisahnya
Martin Luther King Jr. adalah pendeta Baptis dari Atlanta yang memimpin gerakan hak sipil Amerika dengan jalan tanpa kekerasan: boikot bus Montgomery pada 1955, kampanye Birmingham, Pawai ke Washington pada 1963 tempat ia menyampaikan pidato I Have a Dream dari Lincoln Memorial, dan pawai Selma pada 1965 yang melahirkan Undang-Undang Hak Pilih. Ia ditembak mati di Memphis pada 4 April 1968, pada usia tiga puluh sembilan tahun.
Metodenya ia ambil dari Gandhi, yang karyanya ia pelajari dan yang negerinya, India, ia kunjungi pada 1959; keduanya adalah pasangan abad itu bagi perubahan tanpa kekerasan. Hari liburnya butuh lima belas tahun kampanye sesudah kematiannya, dan negara bagian terakhir yang menerimanya, South Carolina, baru melakukannya pada tahun 2000.
