17 Agustus, hari Sukarno membacakan proklamasi pada 1945. Tiap kampung menggelar lomba sendiri di jalan — panjat pinang, lomba makan kerupuk — dan upacara bendera digelar di istana.
Kisahnya
Sukarno dan Hatta membacakan proklamasi dua kalimat di depan sebuah rumah di Jakarta, dua hari setelah Jepang menyerah. Belanda tidak menerimanya dan perang kemerdekaan berlangsung empat tahun lagi.
Bendera yang dikibarkan pagi itu dijahit Fatmawati, istri Sukarno, dari kain katun pemberian orang; bendera aslinya dikeluarkan tiap tahun di istana.
Almanak Phala menunjukkan hari ini sebagaimana ia jatuh di kota Anda sendiri: terbitnya matahari, tithi, dan kelima anggota penanggalan, di mana pun Anda berada. Lihat cara kerja almanaknya →