Kisahnya
Tembok itu terbuka pada 9 November 1989, dan itulah tanggal yang diingat orang, tetapi 9 November juga tanggal pogrom 1938 dan dua revolusi yang gagal, sehingga dinilai mustahil menjadi hari nasional.
Yang dipilih sebagai gantinya adalah 3 Oktober: tanggal hukum penyatuan, dan satu-satunya hari libur negeri itu yang ditetapkan undang-undang federal alih-alih undang-undang negara bagian.
