Kisahnya
Rāma lahir di Ayodhyā dari Raja Daśaratha dan Ratu Kausalyā sesudah kurban sang raja demi seorang putra, yang tertua dari empat bersaudara, dengan matahari di puncaknya di rasi Meṣa dan bulan di Punarvasu (yang berarti “kembalinya cahaya”). Ia penjelmaan (avatāra) Viṣṇu yang ketujuh.
Rāmāyaṇa adalah riwayat hidupnya: empat belas tahun pembuangan, penculikan Sītā oleh Rāvaṇa, jembatan batu ke Laṅkā, peperangan, kepulangan. Tradisi mengangkatnya sebagai lelaki yang menepati setiap katanya (maryādā puruṣottama, yang terbaik di antara manusia dalam batas-batasnya) dan sebagai raja yang ideal; Rāma-rājya sampai kini berarti negara yang adil.
Kuil Ayodhyā, yang dibuka pada Januari 2024, merayakan hari ini dengan seberkas sinar matahari yang diarahkan ke dahi arca sang anak pada tengah hari.
